Prefetch
Forensik Windows Artifact: Prefetch
Pengantar dan Tujuan Prefetch
Latar Belakang
- Artifact forensik di Windows (termasuk Prefetch) pada awalnya tidak dibuat untuk tujuan forensik.
- Prefetch adalah fitur yang diterapkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna (performa).
Tujuan Utama Prefetch
- Mempercepat peluncuran aplikasi berikutnya pada sistem Windows.
- Dilakukan dengan memantau program yang dieksekusi untuk pre-cache file dan sumber daya yang berinteraksi dengannya.
- Berlaku untuk **program GUI dan **command line.
Lokasi File dan Konvensi Penamaan
Direktori Kunci
- File Prefetch disimpan di file system, bukan di Registry (walaupun konfigurasi on/off ada di Registry).
- Lokasi Default:
%SystemRoot%\Prefetch(Hampir selaluC:\Windows\Prefetch).

Konvensi Penamaan File
- Format:
NAMA_EXECUTABLE-HASH.pf(misalnya:CMD.EXE-8E7B5BB.pf).- Nama Executable: Dalam huruf kapital.
- Hash (8 Karakter Heksadesimal): Bukan MD5/SHA, melainkan algoritma proprietary Windows.
- Hash ini utamanya didasarkan pada full path (lokasi lengkap) di mana executable berada (misalnya:
c:\temp\evil.exe). - Dalam beberapa kasus (seperti
svchost.exe,dllhost.exe,rundll32.exe,mmc.exe), **parameter **command line juga diperhitungkan dalam hash.
- Hash ini utamanya didasarkan pada full path (lokasi lengkap) di mana executable berada (misalnya:
Implikasi Forensik dari Hash
- Jika ditemukan dua file
.pfdengan nama executable yang sama tetapi hash berbeda, itu berarti executable tersebut telah dijalankan dari dua lokasi fisik yang berbeda di sistem.- Contoh: Membandingkan
cmd.exedariSystem32vs.SysWOW64.
- Contoh: Membandingkan
Batasan Penyimpanan File
| Versi Windows | Batasan File Maksimal | Status Default pada Server |
|---|---|---|
| XP hingga 7 | 128 file | Tidak Diaktifkan |
| 8 dan yang lebih baru | 1024 file | Tidak Diaktifkan |
- File terlama akan dihapus secara otomatis ketika batas (1024 atau 128) tercapai.
- Prefetch dapat diaktifkan pada Sistem Operasi Server melalui Registry.
Analisis Timestamp (Waktu Eksekusi)
Prefetch menyediakan bukti eksekusi dan waktu yang kuat melalui dua sumber:
1. Dari File System (MACB Timestamps)
- Kita dapat menggunakan Modification (M) dan Creation (B) timestamp dari file
.pf.- Waktu Creation (B): Dapat dipetakan ke Waktu Eksekusi PERTAMA.
- Waktu Modification (M): Dapat dipetakan ke Waktu Eksekusi TERAKHIR.
- Delta Koreksi (Aturan Umum): Karena file
.pfdibuat/dimodifikasi setelah proses pemantauan selesai (sekitar 10 detik setelah eksekusi dimulai), kurangi perkiraan 10 detik dari timestamp Creation/Modification untuk mendekati waktu mulai eksekusi yang sebenarnya.

{% hint style=“warning” %}
Catatan: Delta waktu bisa kurang dari 10 detik (misalnya 1 detik untuk cmd.exe).
{% endhint %}
{% hint style=“info” %} Indikator Eksekusi Ganda: Jika ada perbedaan antara timestamp Creation dan Modification, program tersebut telah berjalan setidaknya dua kali. {% endhint %}
2. Dari Isi File .pf (dengan Parser)
- Dengan parsing file
.pf, kita dapat memperoleh:- Total Run Count: Jumlah total program dieksekusi.
- 8 Waktu Eksekusi Terakhir (Windows 8 ke atas): Timestamp dari delapan kali terakhir program dijalankan.
- Waktu Eksekusi ke-1 (Creation): Waktu ini juga tercantum.
Alat dan Data Penting dalam Parsing
Alat Rekomendasi
- PECmd.exe (dari Eric Zimmerman’s Tools).
- Sangat mudah digunakan:
-funtuk satu file,-duntuk direktori. - Output bisa berupa CSV, JSON, atau HTML.
- Mendukung analisis Volume Shadow Copies (VSS) untuk mendapatkan Prefetch yang lebih lama.
- Sangat mudah digunakan:
Data Forensik yang Diperoleh
Selain Run Count dan Timestamps, parsing file Prefetch juga mengungkap:
- Direktori yang Direferensikan: Daftar direktori yang diakses oleh program.
- File yang Direferensikan: Daftar file DLL, konfigurasi, dan data lain yang berinteraksi dengan executable.
- Kasus Kunci: Untuk utilitas kompresi (seperti WinRAR), bagian ini dapat menunjukkan file-file yang sebenarnya dikompresi oleh utilitas tersebut.
- Volume Serial Number.
- Ukuran File Asli (Original File Size).

Anti-Forensik Prefetch
- Menghapus File Prefetch: File
.pfdapat dihapus dengan mudah tanpa menyebabkan crash sistem operasi. - Dampak Penghapusan: Jika sebuah file
.pfdihapus, maka:- Bukti eksekusi sebelumnya hilang.
- Saat program dijalankan kembali, file Prefetch baru akan dibuat.
- File baru ini akan menampilkan waktu eksekusi terbaru sebagai “Waktu Eksekusi Pertama”, yang dapat menyesatkan penyidik.
Last updated on